• Semarang Dan Solo Bersaing Menggaet Trans Studio

    Semarang Dan Solo Bersaing Menggaet Trans Studio
    Semarang Dan Solo Bersaing Menggaet Trans Studio
    Semarang Dan Solo Bersaing Menggaet Trans Studio - Sejak wacana pembangunan Trans Studio mengemuka akhir tahun lalu, hingga kini belum ditentukan lokasinya. Kepala Bappeda, Bambang Haryono, saat ditemui baru-baru ini mengungkapkan, pihaknya belum menerima kabar soal penentuan lokasi. Meski begitu, dia mengakui pernah ada pembicaraan soal hal tersebut.

    “Sampai sekarang (beberapa waktu lalu-red), kami belum pernah membahas penentuan lokasi Trans Studio. Kami menunggu saja,” terangnya.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, beberapa waktu sempat muncul wacana lokasi yang bakal digunakan yakni lahan yang sekarang dipakai Wonderia di Jalan Sriwijaya. Namun, wacana itu kemudian gugur. Sebab, lahan di sana dianggap kurang luas.
    Menurut Bambang, lahan di Wonderia hanya sekitar 3 hektare saja.

    Sementara Trans Studio membutuhkan lahan lebih dari itu. Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah lahan tersebut sudah dicoret dari daftar pilihan lokasi atau tidak.

    Tengah Ekspansi

    Sementara itu, diketahui saat ini tempat hiburan tersebut memang tengah ekspansi. Usaha milik konglomerat Chaerul Tanjung itu dikabarkan bakal membangun di Kalimantan juga. Yang menarik, sebelum wacana pembangunan di kota ini, ternyata Solo sudah berupaya mendatangkannya.

    Bahkan, besar kemunginan saat ini Semarang dan Solo bersaing untuk menjadi lokasi pertama di Jawa Tengah yang memiliki tempat hiburan keluarga itu. Solo sudah berupaya menarik minat Trans Studio sejak Jokowi masih menjadi Wali Kota di sana. Namun, kabar tersebut hingga kini belum diketahui realisasinya.

    Terpisah, Ketua Dewan Kesenian Semarang, Mulyo HP, menilai kawasan Wonderia dan juga TBRS memang tak layak untuk dibangun menjadi Trans Studio. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah kepadatan lalu lintas di sana.

    Di luar itu, dia berharap Pemkot memberi perhatian lebih pada TBRS. “Kami berharap di TBRS bisa dibangun sebuah gedung kesenian yang benar-benar representatif, bukan yang menjadi satu sebagai gedung pertemuan,” terangnya.
    Website sementara masih dalam kondisi perbaikan, untuk sementara website utama beralih ke Jumbo Cell
    Previous
    Next Post »

    Tata Cara Berkomentar :
    1. Berkomentarlah dengan sopan santun.
    2. Jangan mengunakan link hidup ( Otomatis Spam ).
    3. Usahakanlah untuk berkomentar.
    Thanks You for visit.
    Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

    Terima kasih sudah berkomentar